Mahasiswa KKM Internasional STAIMA Al-Hikam Ikut Memeriahkan Hari Anak Nasional di Thailand



kegiatan-kampus,kegiatan-mahasiswa

Sebanyak 4 orang mahasiswa Indonesia turut beserta dalam penyuksesan acara peringatan Hari Anak Nasional “Santi Day” dalam bahasa Thailand di Sekolah Santi Witya Serong. 4 mahasiswa ini terdiri dari 1 orang mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan 3 orang mahasiswa STAIMA Al-Hikam Malang. Acara ini dilaksanakan di lapangan sekolah Santi Witya Serong, Provinsi Pattani, Thailand Senin (22/1).

Mereka merupakan peserta KKM Internasional yang ditempatkan di Thailand, khususnya di daerah Thailand Selatan, yang disebar lagi pada 3 provinsi yaitu; Pattani, Yala, dan Songkhla. KKM Internasional di Thailand ini merupakan bentuk kerja sama antara LP2M UIN Malang, STAI Ma’had Aly Al-Hikam Malang dan Al-Hidayah Waqaf Foundation Education and Social Development Songkhla.

Ustadz Nurdin selaku kepala sekolah Santi Witya Serong mengatakan “Di Thailand Hari Anak Nasional diperingati setiap sabtu ke-3 setelah pergantian tahun, mau tanggal berapapun itu. Berhubung sabtu adalah hari libur, jadi acara dilaksanakan pada saat hari anak-anak masuk sekolah, yaitu hari Senin, 22 Januari 2024”.

Dalam perayaan ini seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6, diwajibkan untuk menyumbang sebuah penampilan. Dan yang lebih menariknya pihak sekolah menyadiakan banyak hadiah untuk dibagikan kepada para siswa dari hadiah yang paling kecil, botol minuman, hingga hadiah utama berupa 6 buah sepeda.

Mahasiswa Indonesia pun turut meriahkan acara tersebut, seperti yang dikatakan salah satu peserta KKM Internasional di sekolah itu: "Kami disuruh untuk membawakan puisi 4 bahasa oleh kepala sekolah, padahal beliau menyuruh kami dua hari sebelum acara, dan kami tidak punya banyak waktu untuk menyiapkannya. Tapi alhamdulillah kami berhasil tampil dengan baik, dengan membawakan puisi 4 bahasa; Arab, Indonesia, Inggris, dan Jawa, kami berhasil memberikan contoh bagaimana membaca puisi dengan baik di hadapan seluruh siswa" ujar Zul Shawabi.

Para siswa sangat senang atas kehadiran mahasiswa Indonesia di sekolah mereka, biasanya mereka memanggil kami dengan panggilan "Abeng Indo" atau yang berarti: "Abang dari Indonesia," ujar Umeir, salah satu peserta kkm disana. Dengan adanya program KKM Internasional ini, mahasiswa dapat mempraktekan ilmu yang telah mereka peroleh selama masa perkuliahan, dan juga dapat menunjukan sikap keramah tamahan orang Indonesia kepada masyarakat disana.